Tampilkan postingan dengan label Ada ada aja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ada ada aja. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Mei 2012

Ilmuwan Buat 'Robot Bokong' Peka Rangsangan

Headline

Entah ini kurang kerjaan atau apa, tapi seorang ilmuwan Jepang membuat sebuah bokong robot yang peka terhadap sentuhan manusia.

Seperti dikutip dari Techland, Nobuhiro Takahashi dari TautanUniversity of Electro Communication membuat sebuah bokong robotik yang peka terhadap sentuhan bahkan rangsangan.

Jika ditampar, pantat robotik tersebut mengeluarkan respon yang sama seperti manusia, yakni mengkerut. Lalu jika diremas, maka pantat robotik tersebut juga akan mengeras.

Pantat robotik tersebut diberi nama SHIRI tersebut, yang terdiri dari beberapa rangka metal dan kantung udara berwarna merah.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1860278/ilmuwan-buat-robot-bokong-peka-rangsangan

Senin, 05 Maret 2012

Kerry Trebilcock, Gadis yang Hobi Makan Spons Cuci Piring


Kerry Trebilcock, Gadis yang Hobi Makan Spons Cuci Piring


Kerry Trebilcock (21 tahun) menderita gangguan langka yang disebut penyakit Pica. Ia memiliki hobi aneh, yaitu makan spons cuci piring dan sabun batangan.

Bahkan, gadis yang berprofesi sebagai dokter gigi ini juga sering menjadikan spons sebagai snack (makanan ringan) dan membumbuinya dengan saus cabai atau mustard. Terkadang, ia juga mencelupkan spons ke dalam teh atau cokelat panas layaknya biskuit.

Tak hanya itu, ia juga suka ngemil potongan sabun, tetapi hanya untuk sabun organik dengan rasa buah, seperti sabun rasa lemon atau jeruk nipis favoritnya.

"Saya sangat khusus memilih jenis spons dan sabun yang akan saya makan, juga bagaimana mempersiapkannya," ujar Kerry Trebilcock, yang berasal dari Mylor, Cornwall.

seperti dilansir Thesun, Rabu (29/2/2012).Kebiasaan makan aneh itu berdampak pada kesehatan Kerry. Gadis yang memiliki berat badan 50,8 kg ini kerap mengalami kram perut yang mengejutkan, sembelit dan diare.

Dia sudah berusaha untuk mengurangi kebiasaan makannya, namun dia belum mampu sepenuhnya berhenti. Pada suatu waktu, Kerru bisa makan 5 buah spons dengan lahap, dengan taburan saus BBQ, saus tomat, mustard atau madu diatasnya.

Spons biasanya terbuat dari serat kayu atau selulosa berbusa polimer plastik. Sedangkan sabun organik mengandung minyak zaitun atau sawit, gliserin dan aroma tanaman, ditambah oatmeal untuk mengangkat kulit mati.

sumber : http://www.kagakribet.com/fun.php/18ju7g84y1eg/Kerry-Trebilcock-Gadis-yang-Hobi-Makan-Spons-Cuci-Piring

Sabtu, 25 Februari 2012

30 Tahun Menikah Belum Lihat Wajah Istri

Pernikahan itu terjalin selama tiga dekade. Anehnya, sang suami sama sekali belum pernah melihat wajah istrinya. Hanya mata yang bisa dipandang selama hidup bersama.

Sepanjang hidupnya, sang istri selalu mengenakan burka, busana tertutup bagi wanita muslim yang hanya memperlihatkan area mata. Bahkan, tidur pun mengenakan busana itu.

Selama 30 tahun menjalani pernikahan tanpa melihat wajah istri ternyata tak mengubur rasa penasaran sang suami. Diam-diam, pria ini nekat menyingkap cadar di wajah istrinya yang tengah lelap tertidur.

Hanya, jawaban atas rasa penasarannya itu harus dibayar 'mahal' dengan gugatan cerai sang istri, 2008 silam. Sang istri yang sudah berusia 50-an tahun merasa dikhianati. Ia bulat menghendaki perceraian, meski suami sudah berulang kali meminta maaf dan berjanji tak mengulangi perbuatannya.

"Setelah sekian tahun, dia (suami) mencoba melanggar komitmen, ini sudah kesalahan besar," kata sang istri kepada koran setempat, Al-Riyadh, seperti dikutip dari laman Daily Mail.


Saat ditanya bagaimana bisa memiliki anak tanpa mengizinkan suami melihat wajah dan tubuhnya, al-Gahdaray menjawab, "Pernikahan itu tentang cinta, bukan wajah."



Apa yang dilakukan wanita itu merupakan bentuk kepatuhan terhadap tradisi yang tumbuh subur di kampungnya, tak jauh dari Khamis Mushayt, wilayah barat daya Arab Saudi. Bukan ajaran Islam, namun tradisi ini tumbuh subur di sejumlah kawasan terpencil di beberapa negara Teluk.

Itu pun bukan satu-satunya kasus. Seorang pria bernama Ali al-Qahtani juga menerima ancaman cerai ketika mencoba membuka cadar istrinya setelah 10 tahun pernikahan. Beruntung ia dimaafkan setelah berjanji tak akan mengulangi perbuatannya.

Sementara Hassan Al-Atibi mengancam akan menikah lagi jika istrinya tak bersedia membuka cadar. Bukannya terancam, sang istri malah mencarikan wanita yang tak menganut tradisi itu untuk dijadikan istri kedua. Merelakan suaminya poligami agaknya lebih baik daripada menunjukkan wajahnya ke suami.

Om Rabea al-Gahdaray, 70, salah satu wanita yang menjalani tradisi ini mengatakan bahwa suami tidak boleh melanggar komitmen yang telah disepakati sebelum pernikahan. Suami tak boleh mengubah tradisi yang telah terbangun sejak zaman lelulur mereka.

Saat ditanya bagaimana bisa memiliki anak tanpa mengizinkan suami melihat wajah dan tubuhnya, al-Gahdaray menjawab, "Pernikahan itu tentang cinta, bukan wajah."Tautan

http://kosmo.vivanews.com/news/read/207419-30-tahun-menikah-belum-lihat-wajah-istri