Tampilkan postingan dengan label Motogp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motogp. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Desember 2008

Rossi Ingin Balapan di Reli Lagi




GERNO DI LESMO - Tidak berselang lama setelah mampu finish di urutan ke-12 balapan Reli Inggris Raya, juara dunia MotoGP Valentino Rossi kembali menyatakan hasrat untuk dapat kembali berlaga di ajang reli tahun depan.

"Saya akan sangat senang bila dapat kembali ke ajang reli tahun depan. Itu jika memang memungkinkan, tapi belum ada keputusan," papar Rossi sebagaimana dikutip Crash, Selasa (9/12/2008).

"Saya sangat menikmati balapan reli, khususnya ketika kami dapat mencetak waktu cukup baik pada balapan Minggu kemarin. Oleh karena itu, saya berharap dapat kesempatan untuk bekerja sama dengan Stobart lagi," tandas pembalap Fiat Yamaha itu.

Beruntung, keinginan Rossi untuk kembali berlaga di ajang reli bersama Stobart mendapatkan sambutan hangat dari seluruh punggawa yang ada di manajemen Stobart Ford Focus.

"Ada beberapa hal yang menyenangkan ketika Valentino berada di tim ini dan kehadirannya di sini memberikan dampak positif di skuad kami," puji team principal Sobart Malcolm Wilson.

"Ya, kehadiran Valentino di tim kami memang meningkatkan gairah tim ini. Dia telah menjadi inspirasi bagi setiap orang yang ada di tim ini," kata CEO Stobart Grup Andrew Tinkler.

Bintang Reli Terkesan Rossi




CARDIFF - Valentino Rossi tampil cukup mengesankan di ajang Reli Inggris Raya di Wales. Duo bintang reli Sebastien Loeb dan Jari-Matti Latvala mengaku terkesan dengan aksi jawara dunia MotoGP itu.

Rossi tampil ketiga kalinya di ajang reli yang dilakukan pekan kemarin. Tak seperti debutnya pada 2002 silam, kali ini pembalap asal Italia tersebut mampu menggeber mobil hingga garis finish dengan berada di urutan ke-12.

Loeb yang merupakan jawara dunia reli lima kali mengatakan, Rossi telah melewati tantangan besar. Dia sudah meningkatkan peforma di reli, dimana sebelumnya pembalap Fiat Yamaha itu sempat finish di urutan ke-45 pada stage one.

"Saya rasa untuk saat ini Valentino memang pantas menyandang predikat juara dunia sepeda motor. Pada awalnya, saya mengira dia akan kesulitan melakukan balapan di even seperti ini," kata Loeb.

"Jika saya yang melakukan uji coba di MotoGP, mungkin saya akan jauh tertinggal dari para pembalap lainnya," lanjut pembalap asal Prancis itu seperti disitat Crash, Selasa (9/12/2008).

"Buktinya, pada akhir balapan reli dia semakin baik dan meningkatkan peforma. Tapi saya berharap dia mendapatkan kesenangan yang memang dicarinya. Saya sempat berbicara dengannya dan dia mengaku kesulitan," tambahnya.

Sementara Latvala yang juga mengendarai Ford Focus WRC mengatakan, Rossi memang telah melakukan tugasnya dengan baik. Bahkan ini sekaligus membuktikan, tidak gampang berkarir di ajang WRC.

Yamaha ijinkan Rossi jadi pereli ??




GERNO DI LESMO - Valentino Rossi memiliki ambisi untuk berlaga di Kejuaraan Reli Dunia (WRC). Bos Yamaha Davide Brivio mendukung penuh keinginan pembalap kesayangannya itu. Benarkah?

Brivio sangat terkesan kepiawaian jawara dunia MotoGP itu mengendarai mobil Ford Focus WRC. Meski diiringi oleh hujan, es, salju dan debu, namun Rossi dapat melaluinya dengan mulus. Buktinya, dia mampu finish di urutan ke-12.

"Valentino memulai balapan terlalu hati-hati dan baru mulai terbiasa di ajang reli ini. Di akhir balapan dia semakin mendekati ke puncak penampilan. Bahkan, dia sempat lebih cepat dari rekan setimnya Wilson," kata Brivio.

Rossi memang akan tetap menjadi pembalap Fiat Yamaha di ajang MotoGP dua tahun mendatang. Namun, Brivio mengaku tidak membayangkan apa yang akan diraih The Doctor bila benar-benar berlaga di ajang WRC.

"Jika dia memang berlaga di ajang itu, maka ini akan sangat menarik untuk disaksikan. Terbukti, sekarang dia sedang bekerja keras memahami situasi di sana dan mencoba mengerti apa yang harus dilakukan," pungkasnya seperti disitat Crash, Selasa (9/12/2008).

Minggu, 07 Desember 2008

tahun 2009 Doni Tata tidak lagi di 250cc




Jakarta - Petualangan Doni Tata di balapan kelas 250cc usai sudah. Pembalap Indonesia itu tak akan berkompetisi lagi di sana tahun depan.

Doni, yang musim 2008 meraih satu poin dari hasil menempati posisi 15 di GP Cina, dipastikan tak akan ambil bagian tahun depan setelah Yamaha Jepang memutuskan untuk mengeliminasi keikutsertaan mereka di kelas 250cc. Keputusan tersebut diambil setelah melihat prestasi timpang pembalap Yamaha di kelas MotoGP dan 250cc.

Prestasi Yamaha di kelas MotoGP memang gemilang di tahun 2008. Selain menempatkan Valentino Rossi sebagai juara dunia, mereka juga sukses memunculkan Jorge Lorenzo sebagai Rookie of the Year. Catatan tersebut memang timpang jika melihat Doni yang hanya meraih satu poin di sepangan musim.

Tetapi, hal itu dinilai bukan disebabkan oleh Doni. Yamaha sadar bahwa sebagus apapun potensi pembalap asal Yogyakarta itu, ia tetap akan kesulitan meraih poin jika masih menunggangi motornya musim lalu. Pasalnya, motor yang dikendarai Doni musim lalu adalah motor dua-tak yang sudah lama tidak dikembangakan Yamaha sejak beberapa tahun lalu.

Jadilah Doni kemudian dipindahkan ke ajang lain dulu, yakni Supersport World Championship. Ajang tersebut merupakan balap motor empat-tak 600cc yang menjadi supporting event untuk Superbike. "Tahun depan saya tak akan berlaga di 250cc. Saya akan berlaga di Supersport," ujar Doni di acara Jakarta Motorcycle Show 2008, Minggu (7/12/2008).

Pindahnya Doni ke ajang ini pun terkait regulasi baru untuk kelas 250cc untuk tahun 2010. Nantinya, kelas tersebut akan memakai motor empat-tak dengan mesin 600cc sehingga pindahnya pemuda berusia 18 tahun itu ke ajang Supersport World Championship dimaksudkan sebagai proses adaptasi diri.

Meski Doni tak lagi berlaga di kelas 250cc, Indonesia dikabarkan tak akan kehilangan wakilnya. Tahun depan direncanakan akan ada rider lain yang bakal menggantikan posisi Doni.

Sabtu, 06 Desember 2008

Lorenzo Kaget Fans Indonesia



Jakarta - Baru di musim ini Jorge Lorenzo tampil di kelas MotoGP. Namun, saat mengetahui betapa dirinya sangat populer di kalangan fans Indonesia, pembalap tim Fiat Yamaha ini merasa terkejut.

Lorenzo berkesempatan mengunjungi Indonesia sebagai tamu istimewa Yamaha dalam event Jakarta Motorcycle Show 2008 di Jakarta Convention Centre (JCC), Sabtu (5/12/2008).

Mengenakan kemeja warna putih-biru, ia didaulat untuk meresmikan peluncuran produk sepeda motor terbaru dari Yamaha. Saat sesi tersebut dimulai, pengunjung langsung berduyun-duyun datang ke panggung Yamaha untuk melihat sosok Rookie Of The Year di ajang MotoGP 2008 itu.

Lorenzo dielu-elukan oleh para pengunjung khususnya para wanita yang mengidolai wajah tampan rider asal Spanyol itu. Mendapat sambutan sedemikian rupa, ia mengaku tidak menyangkanya.

Ketika dimintai komentar tentang kunjungan pertamanya ke Indonesia ini, Lorenzo pun mengatakan, "Indonesia adalah sebuah negara yang besar. Saya senang mendapat sambutan sebesar ini. Aku tak menyangka bakal semeriah ini."

"Saya tidak terlalu memperhatikan yang laki-laki atau perempuan, karena pengunjung yang hadir begitu banyak. Tapi yang pasti, perempuan-perempuan Indonesia menurutku baik dan cantik," ucap Lorenzo sambil tertawa kecil.

Setelah game dan sesi pemotretan yang diadakan di panggung Yamaha selesai, Lorenzo beranjak meninggalkan JCC menuju ke Hotel Mulia, Senayan, untuk menghadiri acara Meet and Greet bersama wartawan.

Lorenzo : Doni Tata Calon Pembalap Dunia



Jakarta - Hanya meraup satu poin di musim pertamanya di GP 250cc, Doni Tata Pradita belum bisa memenuhi ekspektasi fans Indonesia. Namun di mata Jorge Lorenzo, Doni diyakini bakal menjadi pembalap berkualitas.

"Tata itu sangat bagus, muda dan cepat. Motornya pun dapat ia kendalikan dengan baik. Ini yang membuat saya optimis bahwa ia dapat menjadi seorang pembalap kelas dunia, " ujar Lorenzo dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Sabtu (06/12/2008).

Rookie of the Year di arena MotoGP itu juga tak lupa memberi saran kepada Doni supaya kemampuanya meningkat dan karir balapannya bisa menanjak hingga jenjang MotoGP.

"Doni harus berlatih lebih keras untuk meraih kesuksesan. Tapi saya yakin dia mampu melakukannya," pungkas pembalap Spanyol tersebut, yang berada di Jakarta sebagai tamu khusus Yamaha di event Jakarta Motorcycle Show 2008.

Dipuji oleh Lorenzo, Doni yang juga menunggangi motor Yamaha di kelasnya merasa tersanjung. Serta merta pembalap muda kelahiran 21 Januari 1990 itu memberi komentar balasan yang positif.

"Saya salut pada Lorenzo. Dia seseorang yang mempunyai motivasi tinggi untuk memenangi lomba. Saya patut mengikuti jejaknya," ucap pembalap yang bergabung di Tim Yamaha Pertamina Indonesia ini.